Siswa-siswi SMPN 6 Tanjungpinang ternyata sudah terbiasa melakukan
hubungan seks beramai-ramai di ruang kelas usai rame-rame menonton film
porno.
Ketika aksi pesta seks itu ketahuan dan dikonfirmasi kepada salah
seorang siswi, ia pun mengakui bahwa perbuatan amoral di ruang kelas itu
betul-betul terjadi. “Cuma saya dan ada seorang kawan perempuan yang
tak menonton. Pelajar lainnya menonton semua.” Kata seorang siswi kelas
VII D kepada Parida, Wakil Kepala Sekolah SMPN 6 Tanjungpinang.
Baca selengkapnya (Klik Disini)
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 18 Oktober 2014
Minggu, 07 September 2014
Empat Siswa SMP di Cirebon Kepergok Memperkosa Seorang Temannya
Cirebon, Jawa Barat - Suasana di Gedung Bank Indonesia
Cirebon, Jawa Barat mendadak geger. Pasalnya, sejumlah jurnalis melihat
peristiwa pencabulan oleh 4 siswa terhadap seorang siswi berjilbab di
kawasan pembuangan limbah CUDP. Sontak, para jurnalis dan beberapa
pegawai BI bergerak dari lantai empat gedung untuk menyelamatkan siswi
tersebut.
Baca selengkapnya (Klik Disini)
Baca selengkapnya (Klik Disini)
Rabu, 03 September 2014
Siswa SMA Cirebon Seks di Warnet
Dunia pendidikan di Cirebon kembali tercoreng dengan ditemukannya
aksi mesum yang dilakukan sepasang pelajar SMA di Kabupaten Cirebon,
Jawa Barat. Mereka kedapatan melakukan berhubungan badan di sebuah
warung internet (warnet) saat jam belajar masih berlangsung.
Keduanya tertangkap basah oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon dalam penertiban pelajar yang membolos dan bermain di warnet saat jam belajar, Rabu (3/9/2014).
Baca Selengkapnya (Klik Disini)
Keduanya tertangkap basah oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon dalam penertiban pelajar yang membolos dan bermain di warnet saat jam belajar, Rabu (3/9/2014).
Baca Selengkapnya (Klik Disini)
Selasa, 26 Agustus 2014
Video Porno Guru SD di Jember Bikin Heboh !
JEMBER - Warga Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Jember, Jawa Timur, dikejutkan dengan beredarnya video porno yang diduga diperankan oleh oknum guru salah satu sekolah dasar yang berada di wilayah kecamatan setempat.
Dugaan sementara, video berdurasi selama 11 menit tersebut direkam di sebuah hotel kelas melati di Kota Jember.
"Kami sudah kantongi identitas dua orang tersebut. Pemeran wanita merupakan oknum guru berinisial R, sedangkan pemeran pria berinisial A, yang masih tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jember," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jember AKP Edi Sudarto, Senin (25/8/2014).
Saat ini, lanjut Edi, tim gabungan dari Satreskrim Polres Jember dan Polsek Sumberbaru sedang melakukan pengejaran terhadap kedua pemeran video tersebut.
"Kami sudah kantongi alamatnya, sedang kami lakukan pengejaran," ungkap dia.
Salah satu warga, Sugeng, mengaku kaget dengan beredarnya video tersebut, apalagi pemerannya merupakan seorang pendidik.
"Saya menyayangkan sikap guru tersebut. Seharusnya, dia memberi contoh kepada anak didik dan masyarakat, kok malah sebaliknya," tuturnya.
Dia meminta kepada aparat kepolisian untuk segera mengungkap kasus tersebut.
"Tangkap segera pelakunya dan beri hukuman yang setimpal. Kalau hukum sosial sudah pasti karena masyarakat yang akan menilai," katanya.*
Dugaan sementara, video berdurasi selama 11 menit tersebut direkam di sebuah hotel kelas melati di Kota Jember.
"Kami sudah kantongi identitas dua orang tersebut. Pemeran wanita merupakan oknum guru berinisial R, sedangkan pemeran pria berinisial A, yang masih tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jember," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jember AKP Edi Sudarto, Senin (25/8/2014).
Saat ini, lanjut Edi, tim gabungan dari Satreskrim Polres Jember dan Polsek Sumberbaru sedang melakukan pengejaran terhadap kedua pemeran video tersebut.
"Kami sudah kantongi alamatnya, sedang kami lakukan pengejaran," ungkap dia.
Salah satu warga, Sugeng, mengaku kaget dengan beredarnya video tersebut, apalagi pemerannya merupakan seorang pendidik.
"Saya menyayangkan sikap guru tersebut. Seharusnya, dia memberi contoh kepada anak didik dan masyarakat, kok malah sebaliknya," tuturnya.
Dia meminta kepada aparat kepolisian untuk segera mengungkap kasus tersebut.
"Tangkap segera pelakunya dan beri hukuman yang setimpal. Kalau hukum sosial sudah pasti karena masyarakat yang akan menilai," katanya.*
Kamis, 26 September 2013
Terjadinya Pungutan Liar Pendidikan Di Kab. Bandung Akibat Lemahnya Pengawasan?
Kab. Bandung, JABAR – Dewan Pendidikan Kabupaten
Bandung mengakui kurang melakukan pengawasan kepada komite sekolah.
Demikian disampaikan Kabid Kerjasama Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung,
Asep Kartika pada wartawan di Soreang, Kabupaten Bandung...
Selengkapnya ( Klik )
Selengkapnya ( Klik )
Rabu, 25 September 2013
UN tetap dilaksanakan, Nuh: Cuma di Indonesia saja ujian dipersoalkan pakai pengadilan !
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad
Nuh mengatakan pemerintah akan tetap menyelenggarakan ujian nasional
(UN) sesuai amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan
Peraturan Pemerintah tentang Standar Nasional Pendidikan.
“Undang-Undang mengamanatkan pemerintah untuk membuat aturan teknis pelaksanaan. Bagaimana mau evaluasi pengendalian mutu pendidikan secara nasional kalau tidak dilaksanakan secara nasiona.... Selengkapnya ( Klik )
“Undang-Undang mengamanatkan pemerintah untuk membuat aturan teknis pelaksanaan. Bagaimana mau evaluasi pengendalian mutu pendidikan secara nasional kalau tidak dilaksanakan secara nasiona.... Selengkapnya ( Klik )
Langganan:
Postingan (Atom)





